Sambut Harlah NU, IPNU dan IPPNU dengan Pagelaran Seni Budaya

 

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Nahdlatul Ulama (NU) ke-97, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke-66 dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Ke-65, Pimpinan Ranting (PR) IPNU dan IPPNU Desa Buntet menggelar Pagelaran Seni dan Budaya di Halaman Balai Desa setempat, Minggu (15/3/20). Di sore itu juga kegiatan dalam rangka memperingati ulang tahunnya yang pertama kali.
Dihadiri puluhan anggota IPNU dan IPPNU desa Buntet serta Tamu Undangan, kegiatan berlangsung meriah. Berbeda dengan sebelumnya, ini pertama kali PR IPNU dan IPPNU Desa Buntet menampilkan kolaborasi antara seni dan budaya. Seperti tari, musik, dan nadzoman ala santri.
Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Cirebon, Hamdan Tsani Tyo memuji pagelaran yang dilaksanakan PR IPNU dan IPPNU desa Buntet ini “Saya bangga dan apresiasi PR IPNU dan IPPNU Buntet bisa buat ini. Bayangkan, berbagai kreatifitas tadi telah ditampilkan oleh para anggota dan kader IPNU-IPPNU yang mayoritas masih duduk di bangku pelajar”, katanya.
Menurutnya, salah satu majunya organisasi terlihat dari kreatifitas yang ditampilkan para kadernya. ”Kegiatan ini sudah sesuai dengan prinsip organisasi NU, karena mereka melastarikan budaya dahulu dan mengambil budaya yang baru” ungkapnya.
Megawali pertunjukkan pertama pada sore itu, iringan merdu budaya nadzoman kitab Aqidatul ‘Awam dan seni hadroh ditampilkan. Kemudian, Band Akustik yang ditampilkan ikut mengguncang gedung dan halaman balai desa.
Selain itu, kemeriahan juga ditunjukkan dengan menampilkan tari Bumbung Hideng khas sunda. Di akhir acara, ngaji sejarah yang dipimpin oleh salah seorang tokoh masyarakat buntet pesantren, Ust Ayub disertai dengan doa bersama antara anggota IPNU, Pembinan IPNU dan tamu undangan menutup berlangsungnya rangkaian agenda.
Hamdan berharap, melalui kegiatan ini akan muncul bibit-bibit unggul baru dari IPNU dan IPPNU desa Buntet. Sehingga dapat mengharumkan eksistensi IPNU dan IPPNU Kabupaten Cirebon di kancah nasional bahkan internasional.
“Terus semangat berorganisasi. Jadikan organisasi sebagi saran untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri kita” pesannya.
(Abdul Muizz)

Share on :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *