Tanamkan Kedisiplinan, Peserta Diklatama 2 Cirebon Dilatih Baris Berbaris

Latiha Baris Berbaris Peserta Diklatama 2 (20/19)

Pelajar NU Cirebon,

Ditengah acara Pendidikan dan Latihan Pertama (Diklatama) Dewan Kerja Cabang (DKC) Corp Brigade Pembangunan (CBP) IPNU dan Korp Pelajar Putri (KPP) IPPNU Kabupaten Cirebon, Sabtu (20/19), puluhan peserta dilatih baris-berbaris (PBB) oleh Satuan Kordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kabupaten Cirebon. Kegiatan tersebut bertempat di Halaman Padepokan Anti Galau, Mundu, Cirebon.

Para peserta itu nampak serius dan antusias. Mereka berusaha menjalankan aba-aba dari komando mulai dari sikap sempurna, hormat, hingga langkah tegap.

Wakil Ketua Satkorcab Banser Kabupaten Cirebon, Warto menuturkan bahwa latihan baris-berbaris tidak lepas dengan CBP dan KPP. Sebab Pelatihan itu bertujuan untuk melatih kedisiplinan.

“Yang namanya Corp dan Brigade dalam CBP itu tidak lepas dari baring berbaris. Sementara nama pembangunan dalam diri CBP diantara tujuannya untuk melatih kedisiplinan kader”, ungkapnya.

Lebih lanjut, pria demisioner DKC CBP IPNU Kabupaten Cirebon ini berharap kepada para kader IPNU dan IPPNU untuk saling bersinergi dalam melaksanakan kegiatan. Hal ini, kata Warto, akan menjadi momentum kebangkitan antar Badan Otonom (Banom) di tubuh NU.

“Saya mengharapkan adanya suatu kembangkitan antar banom NU untuk saling bersinergi. Misalnya, di IPNU dan IPPNU ada CBPP-KPP, di Ansor ada Banser, keduanya bisa saling menjalin keakraban sampai berjuang bersama. Saya sangat berharap adanya singkronisasi baik antara CBP, KPP, Banser, dan lain sebagainya, mulai dari tingkat bawah sampai pusat.”, ungkapnya.

Menambahkan Warto , Komandan Dewan Kerja Wilayah (DKW) CBP IPNU Jawa Barat, Muhammad Bahrudi Fauzi menjelaskan pentingnya kedisiplinan bagi kader CBP dan KPP. Menurutnya, kedisiplinan akan melahirkan kekompakan dan kerapihan.

“Esensi baris berbaris itu untuk melatih kedisiplinan, kerapihan, juga kekompakan. Ketika ada seorang pemimpin mengintruksikan pesertanya, maka peserta harus satu komando, harus patut kepada pemimpin. hal itu jika dibiasakan, tanpa diintruksikanpun akan mampu merapihkan dengan sendirinya. Seperti pada saat apel dengan militer, TNI dan lain lainnya, kita harus bisa merapihkan barisannya sendiri.”, jelasnya.

Sementara itu, Komandan DKC CBP IPNU Kabupaten Cirebon Abdulah Ahmad Fauzi mengapresiasi gerak cepat Satkorcab Banser Kabupaten Cirebon  PBB dalam melatih para peserta. Ia pun berencana untuk terus mengoptimalkan jalinan kerjasama ini.

“Banyak dari pelajar NU yang mengikuti Banser. Kita akan terus mengoptimalkan jalinan kerjasama ini dengan mengagendakan latihan bersama.” pungkasnya.

(Muizz / Assegaf)

Share on :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *