Ini Cara PR IPNU-IPPNU Kedongdong Tanamkan Kebersihan Sejak Dini

[Pelajar NU Cirebon]

Para remaja  orang tua dan anak -anak tampak antusias membersihkan musholla Darussalam, blok Macan Mati Desa Kedongdong Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon.

Kegiatan ini difasilitasi oleh Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Kedongdong dan Kajian Aswaja An-Nahdliyah @KITA .

Ust. Jafarudin selaku Founder Kajian Aswaja An-Nahdliyah @KITA mengaku terinspirasi melaksanakan bersih-bersih Masjid yang kurang mengenai sasaran, karena Bersih-bersih masjid hanya satu tim sedangkan kabupaten Cirebon terdiri 40 kecamatan.

Karena itu, dilaksanakannya bersih-bersih Masjid ini untuk menumbuhkan rasa cinta akan kebersihan bagi kader NU. Sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan tentunya menghidupkan Amaliyah NU.

“Agar bisa menginspirasi Banom-banom NU untuk membersihkan musholah yang skala kecilnya bisa di jangkau.
Agar program NU itu bisa di rasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya

Bersih-bersih Tajug ini sudah berjalan selama 11 bulan. Kegiatan pertama dilakukan pada tanggal 24 September 2020 di Masjid Kempek.

Sekretaris PR IPNU Kedongdong, Ubaedillah mengaku akan terus menanamkan rasa cinta kebersihan kepada para anggota IPNU-IPPNU dan anak-anak di Desa Kedongdong.

” Tanamkan kebersihan kepada anak-anak sejak dini, agar kelak mereka menjadi penerus NU yang cinta akan kebersihan dan mensosialisasikan kebersihan di lingkungannya. baik dirumah ataupun sekolahnya dan tentunya meneruskan perjuangan para pendahulu NU ” pungkasnya.

Pewarta : Haefah ( Pengurus PR IPPNU Kedongdong)

Share on :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *