Komitmen Pengasuh Ponpes Darul Hijroh Bangun Santri Organisatoris melalui IPNU-IPPNU

Pengasuh Ponpes Darul Hijroh Buntet Pesantren Cirebon Kiai Nemi Mu’tasimbillah telah mendorong para santrinya untuk berIPNU-IPPNU. Menurutnya, IPNU-IPPNU Kabupaten Cirebon mampu membangun kader yang berjiwa organisatoris dan bermasyarakat. Bagaimana dengan Pesantren NU yang lain?

 

Pelajar NU Cirebon,

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hijroh Buntet Pesantren Cirebon, Kiai Nemi Mu’tasimbillah terus berupaya menciptakan organisatoris kepada para santrinya. Salah satunya membentuk Pimpinan Komisariat (PK) IPNU dan IPPNU Ponpes Darul Hijroh sejak 2017 lalu.

Kang Nemi mengatakan, dibutuhkan pemahaman organisasi yang bisa mendorong para santri untuk berkreasi. Kang Nemi optimis kualitas santri mampu ditingkatkan melalui berIPNU-IPPNU.

Menurut Kang Nemi, IPNU dan IPPNU Kabupaten Cirebon selalu berkreasi menemukan cara yang paling tepat. IPNU dan IPPNU Kabupaten Cirebon mampu memberikan pemahaman organisasi dan mengadakan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.

“Saya lihat Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Astanajapura telah rutin ke masjid dan musholla untuk mengadakan Marhabanan, rutin mengadakan kajian, dan membuka ruang belajar bagi anak-anak desa melalui perpustakaan jalanan. Di PAC IPNU-IPPNU Gebang hingga Kecamatan yang lainnya juga sama,” katanya.

Selain itu, lanjut Kang Nemi, IPNU-IPPNU Kabupaten Cirebon mampu mengaplikasikan nilai-nilai ke-NU-an. Salah satunya dengan bertoleransi antarumat beragama. “Meskipun di sekolah atau madrasah sudah diajarkan. Tapi kan tidak secara spesifik,” ungkapnya.

Hal lain yang juga penting, lanjut Kang Nemi, kader IPNU dan IPPNU Kabupaten Cirebon dapat mempraktikkan rasa cintanya terhadap bangsa dan ulama. Salah satunya dengan program bersilaturahmi dan mengawal kegiatan Kiai.

“Saya lihat, IPNU-IPPNU Kabupaten Cirebon juga telah mendukung kegiatan-kegiatan Kiai. Salah satunya dengan menyiapkan siaran langsung pengajian. Itu program yang sangat mulia. Karena Ngladeni ulama,” ungkapnya.

Karena itu, hasil-hasil positif yang dilakukan IPNU-IPPNU Kabupaten Cirebon dirasa bangga dan menggembirakan. Terutama yang sangat menggembirakan, pengurus PK IPNU-IPPNU Ponpes Darul Hijroh mampu meningkatkan kemampuan organisasi, literasi dan publik speacking-nya.

“Mereka sudah berani membuat tulisan, walapun masih sedikit. Juga bekerjasama dengan Literasi Senja mengadakan khataman buku, minimal mulai suka membaca dan berani belajar berbicara didepan banyak orang,” ungkapnya.

Kang Nemi mengaku akan terus mendorong para santrinya untuk aktif berIPNU-IPPNU. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan yang menunjang kualitas skill dan literasi santri. Tentunya dengan tidak menghilangkan pelajaran pesantren yang sudah ditetapkan melalui kurikulum.

“Hari ini pengurus memilih mengadakan kaderisasi Makesta. Alasannya masih banyak santri baru yang belum jadi anggota IPNU-IPPNU,” pungkasnya, Sabtu (19/122020) (Mu’izz)

 

Share on :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *