Ketua KNPI Kabupaten Cirebon Harapkan Peserta Lakmud Benar-Benar Jadi Organisatoris

Pelajar NU Cirebon,

PABUARAN [PNC] – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Cirebon, Gunawan hadir dalam Latihan Kader Muda (Lakmud) Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Cirebon, Sabtu malam (2/11).

Dalam kesempatan kegiatan tersebut, Gunawan merasa senang dan bangga dapat hadir pada kegiatan pengkaderan IPNU dan IPPNU tahap kedua ini. Ia pun memberikan banyak harapan kepada para peserta acara.

Gunawan menyarankan
kepada para peserta untuk dapat memahami tugas dan tanggung jawab sebagai seorang organisatoris. Menurutnya, sesuai dengan UU 40 tahun 2009, paling tidak, ada tiga hal yang harus dikejar oleh para peserta untuk menkadi seorang organisatoris. Pertama, peningkatan Leadership.

Gunawan berpesan kepada para peserta agar dapat meningkatkan jiwa leadership. Sehingga harapnya, nantinya para calon mampu menjadi pemimpin yang baik. Mulai dari untuk dirinya sendiri, keluarga, organisasi, hingga masyarakat luas.

“Saya yakin IPNU dan IPPNU mampu menghasilkan kader-kader pemimpin”, katanya.

Kedua, seorang organisatoris harus meningkatkan kemandirian ekonomi. Kemandirian seorang organisatoris, lanjut Gunawan, harus sesuai dengan minat dan bakatnya.

“Ada yang minatnya sebagai pengusaha, guru, penulis. Seorang organisatoris harus diberi kesempatan untuk mengembangkan jiwa kemandiriannya”, ungkapnya.

Terakhir, setelah memiliki jiwa kepemimpinan dan kemandirian, seorang organisatoris harus memiliki daya saing yang tinggi. Sebab kata Gunawan, era globalisasi dan industrialisasi sekarang ini menuntut seorang untuk dapat bersaing dengan tenaga asing.

“Yang mau jadi Guru, Pengusaha dan lain sebagainya tidak boleh alergi dengan perkembangan digital. Kita harus melek dan kuasai teknologi yang ada sekarang ini”, ungkapnya saat menjelaskan materi analisis diri dihadapan para peserta.

Kendati demikian, Gunawan merasa optimis terhadap semangat kinerja kader IPNU dan IPPNU. Terlebih kata dia, Badan Otonom NU tingkat pelajar dan pemuda itu merupakan organisasi yang terorganisir, sistematis, serta bergrade secara otomatis.

Hal demikian menurutnya, dapat menjadi modal investasi yang positif bagi para kader IPNU dan IPPNU untuk masa yang akan datang.

“Setelah di IPNU dan IPPNU bisa melanjutkan di tingkat wilayah, pusat, bahkan Banom lainnya, yakni Ansor dan Fatayat. Itulah sebuah modal untuk masa depan kalian”, ungkapnya.

Oleh karena itu, Gunawan menyarankan kepada para peserta LAKMUD untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan berorganisasi di IPNU dan IPPNU. Sebab menurutnya, masuk IPNU dan IPPNU adalah sebuah keburuntungan bagi para pelajar dan pemuda.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Sebab pelajar dan pemuda lain tentu bisa mendapatkannya”, pungkasnya.

(Muizz)

Share on :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *